Bela Kylian Mbappe, Hugo Lloris Tegaskan Prancis Menang & Kalah Bersama

Euro Competition. com – Kylian Mbappe menjadi satu-satunya algojo yang gagal dalam babak adu penalti dan berandil pada tersingkirnya Prancis dari Euro 2020 ini daripada Swiss, tapi kapten Les Bleus Hugo Lloris tak ingin menyalahkannya.

Kapten Prancis Hugo Lloris menyatakan dukungannya di rekan setimnya Kylian Mbappe setelah hukuman dengan bubar lantaran bintang Paris Saint-Germain membuat Prancis secara mengejutkan tersingkir dibanding Euro di tangan Swiss.

Memang malam dalam National Arena bukanlah malamnya penyerang berusia 22 tahun itu, nan sudah tampil buruk sejak bengkak pertama & akhirnya harus mengakhiri 120 menit penampilannya pada atas lapangan tanpa satu pun tembakan tepat sasaran.

Kendati memiliki peruntungan nun membatalkan dekat sepanjang laga, Kylian Mbappe malah memilih sebagai pengeksekusi terakhir bagi Prancis selama bagian tabrak denda sesudah juara dunia tersebut ditahan imbang Swiss dengan skor 3-3 secara menegangkan.

Baca Juga:

Tapi wujud penyerbu Paris Saint-Germain ini ke arah kanan gawang berhasil dibaca oleh kiper Swiss Yann Sommer, serta kegagalan hal tersebut kesudahannya menyingkirkan  Les Bleus  sebab Euro 2020 pada kekalahan 4-5 mereka yang putaran berkelahi sanksi itu.

Usai pertandingan, kiper memakai mualim Prancis Hugo Lloris buru-buru langsung memberikan pembelaannya kepada penggempur berumur 22 tarikh tersebut, menegaskan bahwa itu menang jadi tim beserta kalah juga selaku awak.

“Dalam sepak bola, kami lulus bersama ******* keok selalu bersama-sama, ” kata penjaga tiang berusia 34 musim yang juga batal menyelamatkan mulia biar penalti di sabung tos-tosan itu. “Kami semua bertanggung jawab arah eliminasi awak. Ini menyakitkan maka tidak ada yg bisa disalahkan. Kami seluruh berjuang bergabung melawan lawan bersama tidak perlu mencari-cari alasan. ”

“Saya pikir penyesalan porakporanda mungkin ana miliki suangi tersebut tentu saja saya bisa mengatur pertandingan lebih baik dengan skor 3-1. Kekuatan kami di masa lalu adalah menjadi kuat. Dan malam ini, kami meninggalkan kekuatan dalam pertandingan. ”

Internasional