Dikenal Sebagai Fans Milan, Petenis Novak Djokovic Dukung Italia Juara Euro 2020

Euro Competition. com – Novak Djokovic mengonfirmasi bahwa dia mendukung Italia saat melawan Inggris di Final Euro 2020, hanya beberapa jam setelah tempat menghadapi petenis dari negeri Pizza Matteo Berrettini dalam Wimbledon.

Memang kedua pertandingan final olahraga berbeda jenis tersebut akan berlangsung besok pada London, cuma berjarak 15 mil. Pertandingan tenis antara Novak Djokovic melayani petenis Italia Matteo Berrettini dekat Wimbledon digelar kira-kira tanda sebelum dimulainya sudah Euro 2020.

Perlu diketahui kalau lawan Novak Djokovic, Matteo Berrettini, adalah petenis Italia pertama -baik putra maupun putri- yang berhasil mencapai tegas dalam 144 sejarah Wimbledon.

Di babak sebelumnya, Novak Djokovic mengalahkan petenis Kanada Denis Shapovalov dengan skor 7-6, 7-5, 7-5, sementara Matteo Berrettini mengkandaskan petenis Polandia Hubert Hurkacz secara nilai 6-3, 6-0, 6-7, dan 6-4.

BACA JUGA:

Jelang perlawanan finalnya sendiri, petenis asal Serbia itu mengungkapkan jika perhimpunan hendak menanggung Italia untuk bisa menundukkan Inggris yang finis Euro 2020 dengan mau berlaku tatkala Wembley pada Senin (12/7) dini hari WIB.

“Sepak bola & tenis, Mamma Mia Italia, luar biasa! ” Novak Djokovic mengatakan kepada Sky Sport Italia. “Berrettini tidak banyak kalah menampung saya, mungkin Italia lebih banyak keok membasmi Inggris. Saya harap ini ialah kaum perlombaan nan istimewa serta Italia seharga menang ketika malam hari! ”

Petenis Serbia tersebut memang dikenal fasih berbahasa Italia memakai menghabiskan sebagian besar waktunya sanding Italia, sesudah juga berlatih melalui Matteo Berrettini. Dia selalu merupakan fans berat sepak bola, khususnya klub Serie A AC Milan, jadi tak mengherankan jika saluran menjunjung Azzurri menggulung Inggris hadapan tamat Euro 2020.

Sementara Matteo Berrettini lumrah sebagai pendukung Fiorentina beserta bakal mengibarkan bendera La Viola serta alam Italia Tricolore level lapangan ke Wimbledon di musabaqah finalnya karib keadaan Minggu.

Internasional