Ini Alasan Mengapa Federico Chiesa Harus Main Sebagai Starter Saat Italia vs Belgia

Euro Competition. com – Domenico Berardi telah memainkan peran kunci untuk Italia dengan dua assist dalam tiga penampilan di Euro 2020 ini, tapi sudah saatnya bagi Roberto Mancini buat memberikan kepercayaan lebih kepada Federico Chiesa.

Italia akan menghadapi tim peringkat satu dunia Belgia pada laga perempat final Euro 2020 dalam Allianz Arena pada Sabtu (3/7) dini hari WIB, dan ada keputusan besar yang harus dibuat oleh Roberto Mancini jelang pertandingan itu.

Selain Francesco Acerbi atau Georgio Chiellini pada bek tengah & Manuel Locatelli ataupun Marco Verratti dekat lini pusat, manajer 50 tahun juga kudu menentukan soal siapa dengan turun sebagai starter yang penyerang sayap kanan.

Domenico Berardi sudah menjadi opsi utama tatkala penyerbu daksina bersama Ciro Immobile serta Lorenzo Insigne guna membentuk trio garis serang, akan tetapi sepertinya telah saatnya untuk Roberto Mancini bagi menganjurkan keyakinan menjalankan distribusi Federico Chiesa.

Baca Juga:

Pertama kali dipercaya mendarat jadi menghidupkan saat melawan Wales ketika langgar terakhir grup, penggempur Juventus itu berhasil mengakhiri perlawanan sebagai  man of the match,   memakai penampilannya nan mengesankan berlanjut sanding 16 gembung.

Italia nun masih tanpa gol melayani Austria hadapan pertarungan sebelumnya hingga menit ke-84 memaksa Roberto Mancini melakukan perubahan secara memasukkan Federico Chiesa dengan tujuan menggantikan Domenico Berardi, beserta dia langsung terbukti menjelma pemecah kebuntuan timnya.

Babak tambahan baru berjalan lima menit zaman pemain bernomor punggung 14 tersebut menerima umpan dari Leonardo Spinazzola, melayani kontrol melalui dadanya, beserta tenang mengecoh mulia bek lawan sebelum mengirim tembakan keras secara menghujam gawang Daniel Bachmann.

Dia menunjukkan keseimbangan, ketangkasan, ******* akurasi hanya di 3 sentuhan menjumpai mengubah perlombaan yg tampaknya hendak berakhir ke adu penalti jadi sabung porakporanda lulus dimenangkan Italia bersama kemenangan 2-1 atas Austria.

Kini pemeran berusia 23 tarikh ini perlu dipercaya akan bermain selaku menyalakan di dalam serangan Italia menampung Belgia, apalagi tempat selalu boleh masuk paham awak starter level sesi latihan  Gli Azzurri  menghadap musabaqah perempat sudah tersebut.

Domenico Berardi adalah pelaku bagus, tetapi Federico Chiesa menawarkan sesuatu yang sama sekali berbeda, yaitu transisi kecepatan, berambai-ambai membuat sebagian tinggi bek melayani dgn mudah disusun tertinggal langkah menggunakan anggota bagian Juventus hal tersebut serupa indah berdasarkan kedua kakinya berderai-derai membuatnya semakin baik bakal terlibat berisi setiap permainan kru.

Kecepatannya bercucuran memesona pula mau sangat merepotkan barisan pertahanan Belgia yang habis menua, lewat bek kiri Jan Vertonghen tamat berumur 34 musim maka penyerang Italia hal itu bisa sebagai ancaman nyata dan kemajuan larinya.

Federico Chiesa molek meresap mengabulkan akselerasi, cepat masa berlari, bersama memiliki ketepatan wujud dengan betul menawan pada ke-2 kakinya. Penampilannya ke besar perkelahian final dan juga kematangannya era berlaku kepada Juventus karib musim 2020/2021 lalu membuktikan bahwa perhimpunan usai siap dalam rangka beban tekanan di persaingan sebesar perempat tegas Euro 2020 berikut.

Internasional