Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang Saat Inggris Menjamu Andorra

Euro Competition.com – Trent Alexander-Arnold berpeluang mendapat peran baru saat Inggris menjamu Andorra di matchday ke-5 Grup I Kualifikasi Piala Dunia, Minggu (5/9) malam ini.

Sejak pemain 22 tahun itu sukses menerobos skuad utama Liverpool, Alexander-Arnold disebut-sebut akan bermain lebih baik di lini tengah dibandingkan sebagai bek kanan. Ia memang tak bermain di lini tengah secara konsisten sejak masih memperkuat tim U-16 asuhan Pepijn Lijnders, hingga akhirnya ia memulai debutnya di tim senior dalam laga imbang 0-0 melawan Stoke City di tahun 2018.

Di pertandingan yang digelar di Anfield itu, Alexander-Arnold beroperasi di sebelah kanan di antara tiga pemain belakang The Reds, bersama-sama Jordan Henderson dan Georginio Wijnaldum.

Ketika itu ia bermain selama 65 menit sebelum akhirnya digantikan James Milner, dan sejak saat itu Trent Alexander-Arnold dikenal sebagai salah satu bek kanan terbaik di dunia sepak bola, dan menjadi kreator gol penting bagi Liverpool.

BACA JUGA:

Meski demikian, hal itu tidak menghentikan spekulasi mengenai perubahan posisi yang bisa dijalaninya di masa datang. Hal itu bahkan bisa terjadi untuk pertama kalinya bersama Timnas Inggris, di mana dia akan menjadi starter di lini tengah di laga melawan Andorra malam ini. Demikian diungkapkan The Telegraph, seperti dilansir ThisisAnfield.com.

Timnas Inggris bertekad untuk lanjutkan hasil positif mereka di kualifikasi Piala Dunia bulan ini, setelah sebelumnya menang meyakinkan 0-4 di Hongaria. Meski demikian, Gareth Southgate diperkirakan akan lakukan sejumlah perubahan dalam laga yang akan digelar di Wembley malam ini.

Trent Alexander-Arnold tengah berada di jalur untuk memulai pertandingan ini sebagai gelandang tengah, di mana dia sudah mengasah peran tersebut dalam latihan, meskipun ia bisa tetap mengisi sayap kanan dalam posisi empat pemain belakang.

Langkah ini tentunya akan membawa perubahan dalam kecepatan seorang pemain yang mengakui penampilannya di ajang internasional ‘biasa-biasa saja’, di mana Alexander-Arnold sangat kritis terhadap dirinya sendiri.

“Ini bukan alasan, tapi sulit untuk temukan performa terbaik Anda saat Anda tak selalu bermain dalam tim yang diisi pemain yang sama. Semua akan merasa kesulitan dengan hal itu,” ujar Alexander-Arnold.

“Saya merasakannya sejak saya masuk ke dalam skuad, saya belum benar-benar tampilkan versi terbaik dari permainan saya. Saya belum tampilkan permainan yang saya miliki secara teratur untuk klub dan saya berharap lebih pada diri saya sendiri ketika saya bermain untuk Timnas Inggris,” tambah Trent Alexander-Arnold yang asli Liverpool itu.

Internasional